Ada yang berbeda dari gelaran Financial Hackatons a.k.a Finhacks 2018 di Yogyakarta, setelah dua tahun berturut-turut BCA menyelenggarakan mini competition di beberapa kota di Indonesia untuk kemudian di pertandingkan dalam final Finhacks, maka tahun ini roadshow Finhacks mengambil tema dan format acara yang baru. Tema yang diambil adalah #DataChallenge Why Effective Data Science Needs Costumer Centric Mindset, dengan format seminar dan workshop.
#DataChallenge dipilih mengingat saat ini kebutuhan akan data di tingkat industri sangat pesat, akan tetapi segmen ini masih belum memiliki banyak pemain, rata-rata programmer lebih memfokuskan bagaimana membuat sebuah sistem yang memiliki solusi untuk menjawab suatu kebutuhan. Tetapi belum banyak yang berpikir bagaimana mengambil, mengolah dan kemudian menggunakan big data untuk efektifitas perusahaan.

Hal inilah yang membuat BCA menggandeng beberapa pihak untuk berbagi dengan para peserta mengenai pentingnya memahami data, dan bagaimana penguasaan terhadap informasi dan data dapat memberikan peningkatan yang cukup signifikan terhadap bisnisnya. Armand W Hartono selaku VP Director BCA berharap dengan adanya acara tahunan Finhacks ini bisa dapat mewadahi talenta-talenta terbaik Indonesia untuk bisa berkolaborasi dan menghasilkan solusi-solusi di bidang financial technology.
Pada gelaran Finhacks Yogyakarta ini, BCA menghadirkantiga narasumber yang kompeten dari berbagai industri di tanah air untuk mengisi sesi pertama, yakni Data Scientist BCA Adhitya Bhaswara, Head of Data Analytics Traveloka Doan Siscus serta Product Marketing Manager Data and AI Microsoft Indonesia, Marsya Juwita Aderizal. Sementara pada sesi kedua, para peserta diajak untuk mengikuti workshop yang dipandu Ajeng Prastiwi, Data Science Instructor dari Tim Algoritma.
Adhitya Bhaswara membawakan materi berjudul Customer Experience dan Machine Learning. Ada beberapa produk machine learning yang digunakan dalam bidang perbankan, antara lain, Asisten virtual, credit scoring, fraud detection dan machine learning for ATM. BCA sendiri saat ini memiliki fitur yang dapat meningkatkan customer experience dengan menghadirkan Vira, sebuah virtual assistant yang dapat berkomunikasi dengan user di platform FB messenger, Line, Kaskus dan soon di Google Assistant.
Doan Siscus sebagai pembicara kedua mengajak para peserta melihat bagaimana Traveloka menggunakan Data Science dan Costumer Centricity untuk memperoleh keunggulan dalam persaingan bisnis OTA di tanah air. Menurut Doan, tujuan memahami data science adalah untuk mendrive relevant product development for user dan move up users throughout costumer lifecycle ladder. Aplikasi data sciences dapat digunakan antara lain

- Product conversion optimization
- NLP chat automation
- User generated content analysis
- Picture optimization
- Forecasting module
Data science juga digunakan sebagai enable untuk mengambil big data, membuat experimentation framework, single customer view dan reproduceable machine learning framework. Marsya Aderizal dari Microsoft tampil sebagai pemateri ketiga membawakan tema Enabling Digital Transformation. Ada empat pilar dalam melakukan enabling digital transformation ini yakni
- empower employees
- engage customers
- optimize operations dan terakhir
- transform products

Dengan memahami data, perusahaan dapat memberikan solusi terbaik sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Pengambilan keputusan, transformasi kebijakan dan pengembangan produk ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna saat ini dan di masa mendatang. Bagaimana perusahaan dapat mengerti dengan tepat kebutuhan pengguna tanpa mengganggu kenyamanan pengguna, itulah poin utama mengapa kita perlu memahami data science, There is a thin line between understanding vs stalking kata Marsya di akhir sesi presentasinya.
Oh ya, meski roadshow kali ini tidak berformat kompetisi seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi jangan kuatir, karena tahun ini tetap diselenggarakan kompetisi Finhacks yang memperebutkan hadiah total senilai 480 juta rupiah. Info dan syarat pendaftaran dapat dilihat di https://finhacks.id sejak tanggal 8 Agustus – 8 Oktober 2018

Priyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan Teknik Elektronika UNY, SEO Specialist di Indobot dan saat ini sebagai SEO Specialist di Kommunitas.net , memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektronika, Teknik Informatika dan Program Profesi Guru Teknologi Komputer dan Informatika. Memiliki pengalaman sebagai narasumber, pembicara di bidang digital marketing, SEO dan informatika untuk bisnis dan UMKM.
Pengalaman lengkap saya bisa dicek disini
Artikel ini terakhir diperbarui pada: 14 September 2018 untuk menjaga relevansi dengan kondisi terkini.







