SEO dan Javascript di Multiply

Perkembangan Multiply sebagai sebuah blog engine sepertinya emang cenderung jalan di tempat, memang keberadaan blog di Multiply tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang menguntungkan baik dari pihak pengelola maupun sebagian besar blogger (di luar Mpers tentunya). Dari Pihak pengelola tentu saja karena aktivitas blogging tidak menghasilkan pundi – pundi amal sebagaimana rencana marketplace yang diharapkan bisa memberikan penghidupan bagi MP. Dari sisi blogger, Multiply sama sekali tidak menguntungkan untuk di-monetize, kontes SEO atau sekedar memberikan kebebasan lebih menambahkan widget pendukung. 

SEO di Multiply

Semua harus dilakukan manual dan terbatas, dulu Multiply menghalalkan javascript, tapi mungkin karena tidak ingin pemasukan tersaingi oleh para usernya sendiri maka dimunculkanlah fatwa haram javascript bagi pengguna Multiply, hasilnya? banyak Mpers memilih hengkang ke negeri tetangga, entah itu blogspot atau wordpress.

SEO di Multiply

Melakukan teknik SEO di Multiply sebenarnya sama dengan teknik SEO di blog engine lain, hanya saja faktor pelarangan javascript membuatnya tidak optimal. Beberapa search engine mengharuskan adanya Meta tag untuk mendeskripsikan isi sebuah blog, tetapi karena meta tag bagian dari javascript maka MPers tidak bisa mengoptimalkan meta tag nya.
Alexa Rank, Autoping dan layanan peningkat SEO gratis langsung bertekuk lutut dibawah fatwa haram Multiply. Hanya tag berbasis HTML murni, CSS dan widget Flash yang masih bisa digunakan untuk sekedar menambah reputasi blog maupun mempercantik halaman. Pemilihan keyword, penggunaan italic dan bold text alt tab adalah teknik SEO on-page paling mungkin dilakukan di blog yang berada di Multiply. 
Multiply juga menganut sistem nofollow, entah karena ini faktor sebagai jejaring sosial atau memang perubahan nama jurnal menjadi blog hanya perubahan setengah hati, sementara blog engine lain menerapkan sistem dofollow, yaitu ketika kita meninggalkan jejak dalam sebuah posting secara otomatis, website kita akan mendapatkan backlink, Multiply masih malu2 kucing buat menerapkan sistem ini.
Multiply secara resmi telah meluncurkan marketplace sebagai tempat belanja online paling ideal, di satu sisi mereka dengan getol melakukan promosi2 ke berbagai media, majang iklan, menawarkan keunggulan2 marketplace baik yang dikirim via email, telpon, sms, mimpi, santet. Tapi disisi lain mereka justru menghambat kemungkinan datangnya traffic yang lebih besar ke Multiply.

Ketika Javascript kembali ke Multiply

Selain perlunya merubah nofollow menjadi dofollow, sudah saatnya Multiply mengijinkan usernya kembali menggunakan jasa javascript untuk meningkatkan traffik mereka, banyak user blogspot yang kerepotan mengelola album foto mereka untuk ditampilkan dalam posting. Kenapa tidak di Multiply saja? Ya karena Multiply tidak mengijinkan javascript, seandainya saja Multiply bersedia, tentu banyak user dari blog/social media lain akan berpindah ke Multiply karena secara kompleksitas Multiply sudah sangat siap untuk menjadi website all in one: 
1. Blog hosting: tidak perlu dipertanyakan lagi bagaimana penggunaan blog di Multiply oleh para blogger setianya, secara kemudahan Multiply dapat bersaing dengan Blogspot dan WordPress
2. Marketplace: Tempat belanja dan berdagang yang interaktif, lebih bagus dari Ebay dan Amazon, jika Multiply membiarkan para online seller memberikan sentuhan personal pada produk2 mereka, biarkan mereka berkomunikasi dengan calon pembeli secara intens, jangan dibatasi, ini nilai positif Multiply yang tidak perlu dikebiri
3. Art Media: Multiply telah berpengalaman menangani high def photography, Audio Video, dibandingkan tumblr dan posterous yang usianya jauh lebih muda, atau penyimpanan foto online seperti tinypic, flickr yang hanya mengandalkan media foto saja
4. Social Network: Ini kekuatan terbesar Multiply, karena dengan demikian setiap user akan terus saling terkoneksi dalam lingkaran sosial. Setiap Social Media adalah unik, Facebook dan Twitter menjadi yang terdepan karena mereka unik dan berusaha konsisten dengan keunikannya
5. Crossposter: User tidak perlu lagi membuka akun blogspot, typepad atau livejournal mereka untuk membuat posting karena semua bisa dilakukan dari Multiply, hanya masih kurang untuk wordpress engine
6. Personal Post: Sebagai social media, setiap posting di Multiply dapat dikostumisasi baik untuk diri sendiri, kontak, network, everyone atau di set ke beberapa kontak saja. Tentu saja ini lebih baik daripada draft yang ngendon tidak pernah terpublish di blog engine lain.
7. Penyimpanan online: memang klo berharap Multiply memberikan layanan semacam scribd atau docstoc pasti akan terlalu repot, tapi dengan kemampuan menyimpan file2 tersebut Multiply dapat mengalahkan ziddu, rapidshare dan 4shared yang terkesan robot banget
Dan yang terakhir 
Perlu tambahan penggunaan javascript agar user bisa memonetize Multiply mereka, memperkuat jaringan dan mendapatkan penghasilan mereka sendiri, mengapa blogger tidak boleh mendapatkan penghasilan semacam adsense dari produk2 (tulisan) mereka? Bukankah online seller mendapat penghasilan dari produk2 mereka? Tidak masalah jika Multiply menggandeng google untuk membuat adsense yang lebih ramah social network. 
Dengan demikian Multiply bisa mendapat share revenue dari pendapatan iklan adsense yang dipasang oleh blogger, ini bisa menjadi simbiosis mutualisme antara Multiply dan para penggunanya. Tidak perlu takut tersaingi oleh user, blogspot menjadi tenar karena Google? iya tetapi tanpa ada user fanatiknya blogspot tidak akan bertahan lama sampe dibeli Google. Menjadikan Multiply sebagai sarana ber-UMKM secara online adalah hal baik, tetapi lebih baik lagi jika Multiply dapat menjadi ruang yang dapat mengakomodir banyak kebutuhan usernya termasuk para penulis online a.k.a blogger. 

Menciptakan lebih banyak generasi penulis akan menghidupkan lebih banyak lentera 

untuk masa depan dunia yang lebih baik


Jika Multiply mau mempertimbangkan hal ini, tentu keberadaan Multiply sebagai All in one website bisa mengalahkan kompetitor – kompetitornya. 
gambar dari sini dan sini

filetype:pdf teknik SEO

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.