berikut artikel dg Tag: atmega

Berikut adalah artikel yang kami siapkan untuk anda, jika anda mendapatkan manfaat dari artikel tersebut mohon sekiranya mau membagikannya ke rekan-rekan anda di sosial media.

Jika anda membutuhkan artikel lain yang menarik anda, kami sangat menghargainya jika anda menyampaikannya pada kami di alamat me@anotherorion.com

Mengubah Setting Clock Pada Codevision

Seringkali setelah membuat project pada codevision, ternyata kode yang kita masukan dalam Codevision AVR tidak menghasilkan output yang sesuai ketika di download ke mikrokontroller atau pada saat disimulasikan di Proteus Simulator. Permasalahan yang sering terjadi karena setting clock pada mikrokontroller berbeda dengan setting clock pada coding Codevision. Hal itu menyebabkan mikrokontrol tidak dapat berfungsi secara optimal dan salah dalam memberikan jawaban atas eksekusi perintah....

Cara Membuat Papan skor dengan mikrokontrol atmega8

Membuat Papan Skor dengan CVAVR untuk atmega. Sudah beberapa x bikin postingan tentang papan skor menggunakan AVR atmega dan codevision, atmega yang aku pake seringnya atmega16 karena selain port ekspansinya banyak, harganya gak beda jauh dari atmega8 yang lebih murah. Tapi klo memang pengen bikin papan skor manual dengan push button pake atmega8 sebenernya tinggal edit saja postinganku yang Cara membuat papan skor counter up down atmega (counting sampai 99, cocok untuk papan skor basket/badminton), atau yang Cara membuat papan skor menggunakan mikrokontrol atmega dan codevision avr (counting sampai 9, cocok untuk papan skor sepakbola/tenis lapangan yang skornya gak butuh banyak2) ...

Library Arduino untuk ISIS Proteus Simulator

Sebenarnya pencarian Library Arduino untuk ISIS proteus simulator ini terjadi secara tidak sengaja. Tadinya aku cuma nyari tambahan library buat proteusku. Harapanku aku bisa menemukan library sensor seperti sensor ping))) nya paralax atau sensor2 lain dari komunitas pengguna ISIS. Jadi kepikiran untuk masukin kata kunci library arduino for proteus di google saja enggak. Sampai akhirnya enggak sengaja ketemu library di salah satu blog berbahasa inggris, dalam library itu terdapat satu sensor ultrasonic yang ternyata merupakan shield nya arduino. Dan lebih dari itu dalam library yang sama terdapat komponen simulator untuk beberapa jenis arduino....

Buku: Mikrokontroler ATmel AVR (ISIS Proteus & Codevision AVR)

Dua tahun lalu saat pertama kali melihat judul dan cover buku ini, ekspektasi saya terlalu tinggi bahwa saya akan menemukan sebuah buku yang tepat untuk belajar pemrograman mikrokontroler atmel AVR atmega sekaligus simulasinya. Dengan membawa dua aplikasi dalam judulnya (ISIS Proteus dan CodevisionAVR) bayangan saya, buku ini akan mengajarkan cara memprogram lewat codevision kemudian hasil compile program tersebut akan dieksekusi lewat simulator ISIS Proteus....

Codevision AVR Counter ATMega menggunakan timer0

Cara membuat counter menggunakan timer di ATmega 16. ATmega memiliki tiga buah timer yaitu T0, T1 dan T2. Timer 0 dan Timer 2 merupakan timer 8 bit sementara timer 1 merupakan timer 16 bit. Penggunaan timer setidaknya dibagi menjadi tiga, yaitu timer biasa, counter atau sebagai pengatur Pulse Width Modulation (PWM). Timer biasa digunakan sebagai pewaktu, dengan nilai timernya disesuaikan dengan kristal oscilator dan prescaller yang digunakan. Counter dipakai untuk melakukan penghitungan/pencacahan, sementara PWM biasa digunakan untuk mengatur kecepatan motor/ intensitas kecerahan cahaya pada led....

USART Codevision [2]: Kirim & terima data usart

USART Codevision 2: Untuk melakukan komunikasi serial dengan komputer, AVR atmega memiliki transmiter dan receiver yang berada pada PortD.0 (Rx) dan PortD.1 (Tx). Proses pengiriman data secara serial sebanyak 8 bit diikuti stop bit. Komunikasi serial juga dapat digunakan untuk berkomunikasi antar mikrokontroller secara master – slave. Untuk proses kirim dan terima data uart dengan komputer, pada simulator proteus kita dapat menggunakan modul virtual terminal yang terdapat pada virtual instrument modul, atau bisa menggunakan komponen...

Codevision: Voltmeter digital dengan ADC

Membuat Voltmeter Digital ADC Menggunakan Codevision AVR Salah satu aplikasi dari penggunaan ADC pada mikrokontroler AVR ATmega adalah untuk membuat instrumen pengukuran digital, salah satunya voltmeter digital. Tegangan analog yang masuk akan didigitalisasi oleh ATMega. Pada aplikasi kali ini, untuk mengukur tegangan kita menggunakan potensiometer. Tegangan maksimal yang diukur sebesar 5 volt DC. Mode ADC yang digunakan adalah mode free running dengan 10 bit tanpa interrupt. Input masukan dihubungkan dengan pin ADC.0 atau PINA.0...

[Buku] 20 Aplikasi Mikrokontroler atmega 8535 & atmega16

Pemrograman AVR ATmega selain menggunakan bahasa C juga bisa menggunakan bahasa lain, seperti bahasa assembly, pascal ataupun basic. Contoh compiler berbahasa basic yang digunakan untuk memprogram mikrokontroler AVR adalah Bascom AVR. Buku karangan Afrie Setiawan dari Akprind ini memberikan contoh praktis penerapan mikrokontroler AVR dalam kehidupan sehari-hari, terutama kaitannya dengan penggunaan mikrokontrol sebagai automated device. Ada beberapa aplikasi menarik dalam buku ini, terutama beberapa sensor pendeteksi gas yang bisa digunakan untuk mendeteksi kebocoran gas LPG di rumah....

[Buku] Mikrokontroler AVR ATMega8/32/16/8535 WinAVR

Buku Berjudul Mikrokontroler AVR ATMega8/32/16/8535 dan Pemrogramannya dengan Bahasa C pada WinAVR karya Ardi Winoto ini menurutku salah satu buku panduan belajar mikrokontroler yang wajib punya. Bahasa yang digunakan detail, tapi tidak njlimet, buku ini cocok digunakan untuk pemula yang baru mengenal mikrokontroller keluarga AVR ATmega karena menampilkan secara lengkap deskripsi hardware sampai fungsi2 register yang ada dalam mikrokontroler ATMega....