Tips dan Cara Paling Menguntungkan Bisnis Apartemen

Seperti apa sih gambaran bisnis apartemen ini?.  Memang terasa mustahil bagi seorang pegawai biasa untuk bisa memiliki sebuah apartemen. Tapi tunggu dulu, semua orang berhak untuk punya apartemen, entah itu mau ditinggali sendiri atau disewakan. Jika disewakan tentu akan lebih menguntungkan.

Untuk memiliki sebuah apartmen, ada banyak pilihan yang menarik, mulai dari cicilan rendah, sampai DP terjangkau, tergantung dengan yang kamu butuhkan. Kita coba asumsikan sebuah apartemen di Pancoran, Jakarta Selatan, berapa sih biaya yang perlu kamu perhitungkan?

Berikut adalah gambaran perhitungan kasar mengenai kepemilikan apartemen dan keuntungannya yang disponsori GoBear Indonesia.

* Lokasi: Pancoran, Jak-Sel

* Type: Studio (25,25 m2)

* Harga Jual: Rp. 173.423.250

* Booking Fee: Rp. 2.000.000

* DP 30%: Rp. 50.026.975

* Sisanya (Kredit Pemilikan Rumah atau Kredit Pemilikan Apartemen) : Rp. 121.396.275

* Angsuran KPR (asumsi bunga KPR 10.5%) : Rp. 1.255.025 per bulan x 15 tahun

Harga Sewa Rp. 20.000.000 per tahun dengan kondisi unfurnished, sama halnya dengan 1.666.667 per bulan dimana cukup jika digunakan untuk menutup angsuran KPR yang disediakan Bank.

Tips dan Cara Pembayaran DP Apartemen

Asumsi Pertama

Jika kita adalah seorang single fighter (hanya kita yang bekerja, istri tidak bekerja), yang menjadi sedikit kendala yaitu besar DP 30% sekitar Rp. 50.000.000, solusinya adalah kita bisa mencari mitra bisnis yang mau diajak, dengan perincian berikut:

  • DP biasanya diangsur selama 3 sampai 6 bulan tergantung aturan main developer
  • Modal awal (mitra bisnis) hanya 30 % = Rp. 50.000.000 untuk membayar DP
  • Keuntungan mitra bisnis: mendapat 30 % dari nilai sewa apartemen (Rp. 20.000.000) = Rp. ¬†6.000.000 per tahun
  • Bandingkan jika seorang mitra memilih uang Rp. 50.000.000 itu dimasukan ke deposito bank (asumsi: rata-rata bunga deposito 4% per tahun), maka yang diperoleh hanya= Rp. 2.000.000 per tahun
  • Sisa angsuran bulanan KPR nya diperoleh dari uang sewa

Asumsi Kedua

Jika kita dan istri bekerja. Ini sangat menguntungkan lagi karena akan semakin memuluskan rencana kita untuk berpeluang menjadi seorang pebisnis apartemen, namun dengan asumsi bahwa kondisi keuangan rumah tangga kita bersih atau bebas dari angsuran ini, itu dan tidak mempunyai hutang lain di bank.

Jika kita punya tabungan sebesar Rp. 50.000.000 guna membayar DP berarti sudah tak ada masalah, namun jika kita masih belum mempunyai tabungan maka jalan keluarnya, kita dan istri bisa mengajukan fasilitas pinjaman Kredit Tanpa Agunan (KTA) atau dapat menggunakan koperasi simpan pinjam kantor kita dengan tenor biasanya maksmimal 5 tahun dengan angsuran per bulan sekitar Rp.1.500.000.

Praktis bukan? Namun bagaimana dengan keuntungan bisnis ini?

bisnis apartemen
Sumber gambar: https://libreshot.com/modern-apartment-buildings/

Keuntungan dari Bisnis Apartemen:

  • Harga apartemen & harga sewa kontrak naik tiap tahun (rata-rata mengalami kenaikan 10% per tahun)
  • Jadi gak perlu repot mikir maintenence bulanan dan harian karena umumnya penyewa yang akan membayar service charge
  • Lokasi yang strategis di tengah ibu kota banyak peminatnya pula mulai dari kalangan mahasiswa, pegawai bahkan jika berminat kita bisa menyewakan dalam kondisi furnished sehingga nilai sewa bisa lebih mahal dan bisa disewakan secara harian, mingguan, sampai bulanan
  • Jangka waktu 15 tahun (setelah angsuran KPR selesai) kita sudah punya aset berupa apartemen dengan nilai jual 15 tahun kedepan yang tentunya sangat tinggi nilainya.

Inspiratif bukan! Bisnis apartemen yang umumnya hanya dapat dijangkau kalangan berduit kini prospeknya bisa dibidik siapapun, termasuk kalangan menengah.

BACA JUGA:   Managemen Bisnis yang Baik
News Reporter
Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.