Di negara yang memiliki tiga atau empat musim, para petani disana harus menyiasati iklim yang ada untuk tetap produktif dalam bidang mereka. Lahan tempat mereka bercocok tanam, hanya dapat digunakan di musim semi, panas dan gugur, sementara di musim dingin, tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk menanami tanah yang tertutup oleh salju.

Menyadari hal tersebut, maka para petani disana memaksimalkan musim dingin mereka untuk kegiatan lain yang akan mendukung performa pekerjaan mereka di musim panas berikutnya dengan cara memperbaiki peralatan yang rusak, mencari dan mengevaluasi sumber daya mereka, mungkin dengan menambah wawasan tentang pupuk jenis baru yang bisa digunakan, mempersiapkan alat dan bahan yang akan mereka butuhkan di musim penanaman kembali.

Kita mungkin bukanlah petani, apalagi tinggal di negara yang memiliki empat musim seperti negara-negara lain diluar sana. Akan tetapi apa yang dicontohkan di atas pada dasarnya bisa diterapkan siapa saja, dimana saja dan dalam bidang apapun.

Dalam dunia bisnis, tidak selalu dagangan kita laku keras, akan ada saatnya transaksi yang terjadi berkurang di saat-saat tertentu, ada saatnya job yang kita terima berkurang drastis, maka disaat tersebut, kita memiliki waktu luang untuk mempersiapkan diri menyambut “musim semi” berikutnya dengan banyak hal.

Sebagai seorang blogger misalnya, beberapa blogger mungkin saat ini sedang mengalami paceklik job karena sebuah marketplace memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan para blogger, ditambah pro kontra tentang himbauan penggunaan dofollow link dalam postingan berbayar, hingga neraca CPC adsense Indonesia yang tahun ini anjlok gila-gilaan.

BACA JUGA:   Dapat Bitcoin Tiap Hari Pasif Dengan Arbitrase , Trade Crypto Currency Dan Mining Bitcoin

Bisa dibilang bulan-bulan ini beberapa blogger mengalami ‘winter season’ seperti halnya para petani yang tinggal di negeri-negeri empat musim tersebut.

Jadi apa yang sebaiknya dilakukan blogger pada saat winter job ini?

Yang pertama, blogger bisa melakukan banyak hal, kembali ke khittah blogger sebenarnya yaitu berbagi informasi kepada netizen, melakukan evaluasi diri, dengan tidak adanya embel-embel pesanan, seorang blogger bisa kembali menuliskan idealisme, pandangan maupun apa yang dia serap dari kehidupannya sehari-hari, mengasah kemampuan menulisnya akan sangat baik untuk rekan blogger di masa ini.

Yang kedua, mempelajari hal baru yang akan mendukung aktifitas perbloggingannya. Misalnya belajar desain untuk membuat infografis, belajar memaksimalkan kamera androidnya untuk membuat konten vlog, mempelajari teknik fotografi, pengambilan gambar dan editing foto agar postingannya tampak lebih menarik, membuat proposal atau presentasi, belajar tentang SEO maupun uborampenya. Buatlah to do list apa yang ingin dipelajari

Yang ketiga, menambah kolega, baik dari kalangan blogger lain, atau komunitas-komunitas lain diluar perbloggeran, siapa tahu dengan mengikuti komunitas lain kita bisa mendapatkan inspirasi untuk postingan atau malah membuat blog dengan niche yang sesuai dengan komunitas tersebut.

Yang keempat adalah melakukan maintaining relationship dengan banyak pihak yang telah dikenal/pernah bekerjasama, misal dengan blogwalking, say hello, ikut gathering, mendekatkan diri kita kembali dengan mereka, siapa tahu jika kelak ada job baru kitalah yang pertama kali akan dihubungi.

BACA JUGA:   7 Peluang Usaha Sampingan Tanpa Modal Paling Menguntungkan

News Reporter
Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.