Dongeng Kenangan

menyiapkan tabungan pendidikan anak

Negeri dongeng adalah sebuah negeri yang hanya aku dengar dari majalah Bobo, meski sekarang sudah enggak tahu gimana kabar dari Nirmala apakah masih tetep ngejomblo apa sudah jadi perawan tua meneketehe deh.

Abaikan Nirmala yang semakin menua dan kulitnya semakin keriput menyerupai Pipiyot, mari kita bicarakan dongengnya saja. Dongeng adalah sebuah seni menuturkan nilai budi pekerti dalam sebuah frame yang mudah diingat oleh anak. Anak2 menyukai cerita khayalan, dan disanalah para pendongeng dapat memasukan nilai2 luhur kepada anak2 sebagai bekal mereka di kemudian hari.

Nah dongeng bagi orang2 tua mungkin hanyalah sebuah aktifitas sepele untuk menemani anak sebelum waktu tidur, tapi tahukah jika kenangan kebersamaan yang paling dikangenin seorang anak terhadap orang tuanya adalah ketika mereka mendengarkan dongeng2 pengantar tidur yang diceritakan dengan penuh kasih sayang?

investasikan 10 menit waktu anda menemani buah hati dengan dongeng sebelum tidur, maka ia akan terus merindukan kehadiran anda dimanapun ia berada

Mendongeng juga mengkondisikan psikologis anak menjadi lebih rileks dan nyaman, tidur menjadi lebih tenang serta memicu rangsangan2 otaknya untuk dapat meningkatkan daya kreatifitasnya.

Ya, saat ini, detik ini aku masih dapat mengingat dongeng2 yang sering diceritakan oleh almarhumah ibuku sewaktu kecil dulu, ada itik kecil buruk rupanya Hans Christian Andersen, Timun emas, Kancil dan Buaya dan lain sebagainya. Ahhhh betapa aku merindukannya masa2 indah yang penuh cinta.

12 Komentar

  1. Priyo Harjiyono Balas

    investasi sepuluh menit untuk menyanyikan lagu pengantar tidur atau menceritakan sebuah dongeng akan membuat seorang anak mencintai dan merindukan kenangan orang tuanya dimanapun ia berada

  2. nengmetty Balas

    anak yang semasa kecilnya diceritakan dongeng mempunyai kecerdasan verbal dan kecerdasan logis yang lebih dibanding dengan yang tidak mendapat dongeng

  3. Irma Wildani Anzia Balas

    Fontnya baru no ye…apik looo….kayak tulisan tanganku (gubrax).

    Memang dongeng yang dibacakan ortu pasti melekat di hati anak2nya. Anak-anakku sudah 10 dan 7 tahun tapi masih suka sekali dibacakan dongeng atau buku cerita. Padahal dua-duanya sudah lancar membaca, tapi kata mereka beda rasanya kalau dibacain mama.

  4. Ry Balas

    almarhum Mbahku juga suka ndongengin, tapi berhubung kami jauhan, dongengnya dikirim via pos….hehehhe

  5. Pingback: Membiasakan Berdongeng untuk Anak - anotherorion.com

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.