It’s Not Easy

I can’t stand to fly

I’m not that naive

I’m just out to find

The better part of me

Sepenggal lirik yang dinyanyikan oleh Five For Fighting kiranya cukup mewakili  perasaanku beberapa hari terakhir. Ya ada banyak pertanyaan dan pernyataan yang membuat ketenangan batinku agak terganggu.

Kita tidak akan selalu sampai pada harapan terbaik kita, terkadang mendapati diri kita harus tersenyum namun bukan karena bahagia, tersenyum karena untuk menutupi luka, tersenyum agar membuat orang disekitar kita tetap bersikap optimis, tapi ada saatnya kita tidak lagi mampu bersembunyi dalam topeng itu.

Aku bukanlah seseorang yang senang mengungkapkan kemarahan, kesedihan dan kekecewaan, terlebih jika semua itu kurasakan pada orang yang paling aku sayangi. Marah, hanya akan membuktikan bahwa aku adalah seorang losser, seorang yang marah akan cenderung menyalahkan orang lain, seorang yang marah tidak dapat mengontrol dengan baik emosinya, setiap perkataan dan tindakannya.

Ya sebuah kata, yang mungkin hanya terucap satu detik dalam puluhan tahun hidup kita akan membuat sebuah perbedaan yang begitu menyakitkan. One word that hurts you will stay for a long time in your mind, even your ear wouldn’t be wounded that longer, your heart will.

Itulah kenapa aku sebisa mungkin menghindari konfrontasi, memilih menyepi ketika aku sedang merasakan kemarahan, lebih baik aku menepi untuk sekedar merenung dan menata hati, mengolah kembali benar dan salah, mempertimbangkan semua keputusan dan tindakan. Kemarahan hanya akan menjadi sumbu bagi pemicu kemarahan2 lain esok hari. Ya, mungkin aku terlihat seperti seorang pengecut yang lari dari keadaan, memilih meninggalkan tanggung jawabnya dan bersembunyi in the middle of nowhere, tapi biarlah orang menganggapnya demikian, biarlah kamu menganggapnya demikian, itu lebih baik bagiku daripada aku harus meluapkan emosiku yang pastinya hanya akan menjadi penyesalan yang lebih besar bagiku.

BACA JUGA:   Teknik Illahiah

Waktulah yang akan membantuku menyembuhkan luka, memberiku ruang untuk menata hati dan menyediakan aku tempat untuk memperbaiki keadaan, tapi apakah itu bukan berarti mulai detik ini aku akan selalu sukses memenuhinya? tidak, bahkan seorang Superman pun ada saatnya dia membutuhkan orang lain untuk menolongnya, suatu ketika ia akan jatuh juga layaknya seekor tupai yang terpeleset dari atas pohon.

Aku tidak bisa menjanjikan jalan ini akan selalu membawa kita lebih tinggi, ada saatnya kita akan kembali terjatuh dan menahan perih. Tidak ada yang sempurna begitu juga masa depan, hanya yang terbaik yang bisa kita lakukan.

It may sound absurd, but don’t be naive

Even heroes have the right to bleed

I may be disturbed, but won’t you concede

Even heroes have the right to dream

It’s not easy to be me

 

 

gambar dari sini dan sini

News Reporter
Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.