Lifetime Warranty, Garansi Seumur Hidup Yang Enggak Gitu Juga Sih

Apa yang kamu bayangkan saat mendengar istilah lifetime warranty? garansi seumur hidup? Kita tentu akan membayangkan kita bisa mendapatkan pelayanan perawatan, perbaikan atau penggantian perangkat selama-lamanya. Sialnya, buat orang yang pernah mencoba menggaransikan produk bergaransi seumur hidup mereka justru merasa kecele dengan pelayanan yang diterima saat mereka mengajukan komplain. Saking kecewanya, mereka menganggap garansi seumur hidup tuh omong kosong, aku sendiri antara ngiyain sama gak ngiyain juga sih, hehehe.

Apa yang diimajinasikan kita selaku konsumen tentu akan berbeda dengan apa yang dibayangkan para produsen dengan semboyan itu. Bagi para produsen lifetime warranty adalah teknik memperkuat branding agar produk yang mereka jual lebih mudah diterima pasaran. Jika produsen memiliki kompetitor yang menjanjikan garansi 1 tahun, mereka bisa mengalihkan buyer potensial dengan memberikan produk sejenis namun dengan embel-embel garansi lifetime warranty.

Masalahnya? Kok aku ngerasa sering kena tipu sama produk ber-lifetime warranty ini ya? Gini nih penjelasannya.

Pengertian Garansi Seumur Hidup Yang Bener

Garansi seumur hidup atau lifetime warranty adalah garansi yang diberikan oleh produsen selama siklus produk itu ada. Garansi seumur hidup tersebut berlaku seumur hidup produk yang bersangkutan diproduksi, bukan seumur hidup kita.

Konsumen rata-rata punya miskonsepsi bahwa produk yang mereka beli, punya garansi seumur hidup mereka sendiri. Emm, maap sih, gini deh, coba dipikir baik-baik ya? karena konsumen itu sendiri kan cuma pembeli produk, bukan produknya produsen, yang digaransi adalah produknya, bukan pembeli produknya, jadi gimana bisa beda produsen menggaransi produk dari produsen lain? Manusia kan bukan ciptaan pabrikan flash disk? apalagi dalam hal ini produsennya adalah Tuhan? Gak apple to apple klo maksa dibandingin.

Sampai sini paham ya? Klo belum baca lagi nih.

Syarat dan Ketentuan Garansi Seumur Hidup

Misal, anggaplah kita membeli produk flashdisk USB 8Gb dengan garansi lifetime, kenapa kita beli? ya cetha paling murah saat ini. Namun, circle life USB 8Gb ini sudah hampir punah, sama seperti eksistensi mp3 player 256Mb sekitar 10 tahun yang lalu. Gak berbeda dengan memory komputer jenis SDRAM, mana ada jaman ini yang jual? jikapun ada, sudah tidak ada produsen motherboard yang mendukung. Selain itu, siapa yang mau beli RAM komputer ukuran 32MB-128MB? inget Megabyte ya bukan Gigabyte.

Semakin kesini, harga produk semakin turun, semakin meningkatnya kebutuhan penyimpanan yang lebih besar, media penyimpanan kecil akan terdisposisi oleh produk yang lebih besar spacenya. Produsen jelas tidak akan memproduksi USB FD 8Gb sampai tahun 2040, lha wong sampe 2025 aja mbuh-mbuhan.

Syarat Garansi Seumur Hidup /Lifetime Warranty umumnya hanya berlaku jika

  1. Produk tersebut masih diproduksi oleh produsen
  2. Produk tersebut masih beredar di distributor resmi
  3. Produk masih terus diburu oleh konsumen

Selama masih memiliki tiga indikator nilai ekonomis tersebut, ya gak masalah bagi produsen memberikan lifetime warranty, karena lifecyle produknya masih terus ada. Lha emang masih ada yang mau beli mp3 player berlayar lcd satu baris dengan ukuran space cuma 256mb?

mitos garansi seumur hidup lifetime warranty

Produk yang sudah punah berarti lifetimenya sudah habis, maka jangan harap masih bisa garansiin memori SDRAM 32Mb, mo dituker sampe level distributor nasional pun sudah gak ada. Mau tukerin sendiri ke pabriknya Visipro juga paling cuma dicengirin sama pegawainya.

Batasan berikutnya, umumnya memang tidak diberitahukan secara besar-besaran. Sama seperti iklan promo produk operator seluler yang jargonnya dicetak besar-besar, tapi tulisan syarat dan ketentuan berlaku nya ditulis sekecil mungkin biar gak kebaca oleh masyarakat yang melihat iklannya di persimpangan jalan.

Bisa saja, garansi tersebut bebas mau digaransiin kapan, aja, tapi hanya berlaku 2-3x doang. Klo kalian lagi apes, setahun ganti produk sampe tiga kali ya udah abis itu selesai garansinya. Kali keempat produk kalian bermasalah, produsen tidak mau menerima komplainnya.

Yang paling ngeselin biasanya adalah mengandalkan stiker kecil buat bukti garansi, jangan sampe ilang, sobek, kerendem, dll. Padahal cetakan di stiker itu kena gesekan tangan setahun aja udah ga bisa kebaca. Itu masih mending ya, karena banyak juga produsen yang mengharapkan tidak boleh ada any scratch di body produk yang hendak kita tukarkan. Mission impossible huh?

garansi seumur hidup tidak berlaku

Strategi Produsen dengan Jargon Lifetime Warranty

Tidak ada strategi marketing yang diciptakan untuk merugikan pembuat strategi itu sendiri, apalagi berkaitan soal lifetime warranty, edan kan seumur hidup siap2 rugi nerima komplain pelanggan mulu kerjaannya. So, kenapa produsen berlomba-lomba menciptakan jargon lifetime warranty

  1. Menarik pembeli, seolah memberikan layanan purna jual tanpa batas
  2. Mengambil peluang dari segmen market kompetitor agar beralih ke produk mereka
  3. Memiliki syarat dan ketentuan yang berlaku di belakang layar
  4. Memastikan loyalitas konsumen dengan menawarkan opsi upgrading

Wait maksudnya gimana memastikan loyalitas konsumen? Gini deh, jika USB kita sudah tidak produksi, tidak lagi beredar di pasar, saat kita hendak menggaransikan produk, maka oleh penjual kita akan diberikan opsi

  1. Ga bisa ganti, karena produk sudah tidak ada dimana-mana, kamu ga dapet apapun
  2. Tuker tambah / upgrade ke USB FD merk yang sama dengan spek lebih tinggi misal 16Gb, tapi kita harus bayar

So jangan samina’a wa ato’na banget klo ada penjual yang sampe berbusa-busa bilang ini lifetime warranty, perhatikan juga untuk jenis produk itu lifecyclenya berapa lama, klo produk itu udh out of date, kita bisa ga dapetin pengganti yang lebih baik sesuai kebutuhan kita ke depan. Jadilah pembeli yang cerdas yang gak gampang terpukau dengan bahasa marketing.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.