AVR

Bermain dengan codevision AVR (2) gerbang logika dasar AND dan OR

Pada posting pertama bermain dengan codevision AVR tu kan dipisah pisah, gerbang logika AND sendiri OR sendiri, sekarang keduanya digabung dalam satu, untuk input logic gate kita tetep make cuma 2 input, sementara outputnya tetep satu. Perbedaannya adalah kita menggunakan dua kaki pada PORTC yang digunakan untuk memilih mode gerbang, apakah mau menggunakan mikrokontroler tersebut […]

Bermain dengan codevision AVR (2) gerbang logika dasar AND dan OR Read More »

Bermain dengan Codevision AVR (1) gerbang logika dasar And dan Or

Gerbang logika bagi para siswa SMK jurusan elektro/elektronika dan mahasiswa di jurusan yang sama adalah pengetahuan dasar yang harus dimiliki sebelum mendapatkan materi teori digital. Biasanya sebelum materi gerbang logika ini didahului sama materi tentang sistem bilangan digital terutama biner. Priyo Harjiyono, S.Pd, M.KomPriyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005,

Bermain dengan Codevision AVR (1) gerbang logika dasar And dan Or Read More »

membuat shift register dot matrix atmega

menggunakan-dot-matrix-atmega-dengan-codevision-3

Kali ini kita melanjutkan materi memprogram dot matrix menggunakan mikrokontrol atmega16 dengan bantuan IC shift register, dimana untuk teori IC shift register bisa dibaca memahami shift register, dengan bantuan shift register kita bisa meng-expand jumlah output ATmega yang digunakan untuk menjalankan kolom milik dot matrix. Shit shift register yang dipakai adalah 74595, boleh pakai varian

menggunakan-dot-matrix-atmega-dengan-codevision-3 Read More »

Menggunakan dot matrix atmega dengan codevision(2)

Nah setelah kemaren cuma mencoba cara menyalakan dot matrix sekarang kita nyoba nggeser dot matrixnya, yang digeser ya nilai tampilan yang ingin kita perlihatkan dalam layar dot matrix. Untuk melakukan penggeseran dotmatrix kita bisa menggunakan bantuan IC eksternal atau kita mendayagunakan PORT2 yang dimiliki ATmega, bedanya apa? haha ada pokoknya, tapi sebelum kita ngeliat apa

Menggunakan dot matrix atmega dengan codevision(2) Read More »

gambar susunan kaki dot matriks 5x7

Menggunakan DotMatriks ATMega dengan codevision (I)

Menggunakan DotMatriks ATMega dengan codevision. Dot matriks pada dasarnya hanyalah kumpulan led yang disusun membentuk susunan matriks, penggunaan susunan matriks ini dikarenakan keperluan para engineer untuk mendapatkan kombinasi nyala led yang berbeda2 untuk setiap baris/kolomnya. Pada prinsipnya penyalaan dot matriks dimulai dari kolom pertama kemudian dilanjutkan ke kolom sebelahnya, atau jika anda lebih suka menggunakan

Menggunakan DotMatriks ATMega dengan codevision (I) Read More »

interupt atmega lm35 sebagai sensor suhu

Sensor suhu sebagai pengendali kipas angin dengan AVR ATMega

Postingan kali ini masih ada hubungannya sama postingan berseri tentang sistem interupsi di AVR ATMega, dimana pada posting interupsi ATMega dengan Codevision AVR jilid 3 kita menggunakan sensor LM35 sebagai input pengendalian program. Kita ambil sebuah kasus pendingin otomatis Priyo Harjiyono, S.Pd, M.KomPriyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah

Sensor suhu sebagai pengendali kipas angin dengan AVR ATMega Read More »

latihan menggunakan interupt atmega

Interupsi ATMega dengan Codevision (3) Sensor Suhu

Akhirnya, dengan dua contoh sebelumnya, yaitu menggunakan 1 buah interrupt dan 2 buah interrupt sekarang saatnya kita mencoba membuat yang lebih menantang lagi. Jika anda ingin menggunakan 3 buah interrupt atau variasi2 lain dari Priyo Harjiyono, S.Pd, M.KomPriyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik

Interupsi ATMega dengan Codevision (3) Sensor Suhu Read More »

Interupsi ATMega dengan Codevision AVR (2)

Setelah kita bisa menggunakan interrupt dalam ATMega sekarang kita bisa menambahkan tidak hanya satu interupsi bisa tambah satu atau dua dengan mengaktifkan INT1 dan INT2. Dengan demikian kita bisa menambahkan 3 buah interrupt pada program utama. Yang masih tetap harus diingat adalah settingan register GICR, GIFR MCUCR dan MCUCSR untuk mengatur mode2 Interrupt yang akan

Interupsi ATMega dengan Codevision AVR (2) Read More »

Interupsi ATmega dengan codevision AVR (1)

Setelah kita memahami cara kerja interupsi pada keluarga AVR ATMega dalam postingan ini, maka sekarang kita akan mencoba membuat program yang menggunakan pemanggilan rutin interupsi. Interrupt yang akan kita gunakan adalah interrupt Priyo Harjiyono, S.Pd, M.KomPriyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan

Interupsi ATmega dengan codevision AVR (1) Read More »

Menggunakan interrupt pada ATMega

Interupsi adalah terjadinya penyelaan terhadap program utama, yang mengharuskan program utama berhenti dulu dan mendahulukan interupsi. Pada dasarnya untuk membuat sebuah interupt pada sebuah aplikasi kita bisa saja menggunakan statemen kondisi semacam Priyo Harjiyono, S.Pd, M.KomPriyo Harjiyono, bekerja sebagai guru komputer sejak 2011, blogger tekno sejak 2005, Pernah bekerja sebagai Asisten Dosen Teknik Informatika dan

Menggunakan interrupt pada ATMega Read More »