Kesalahan yang Sering Dilakukan Trader Forex Pemula

Foreign Exchange atau Forex adalah transaksi penukaran mata uang dari satu mata uang ke mata uang lain. Jika biasanya dulu untuk menukarkan mata uang asing kita harus datang ke money changer, dengan forex kita bisa melakukannya secara online tanpa perlu memegang uang fisiknya. 

Trading forex sendiri adalah transaksi mata uang asing yang dilakukan melalui platform forex sebagai sebuah cara investasi. Sebelum kemunculan crypto currency, forex menjadi primadona investasi digital selain saham. Untuk dapat menghasilkan keuntungan finansial, seorang trader forex perlu memasang pasangan uang tertentu dan diperjualbelikan. 

Tentunya, karena tujuan trading forex ini adalah untuk mendapatkan keuntungan, tentu ada resiko juga, yaitu jika kita salah memasang nilai bid. Misal kita melakukan trading USD – GBP, dengan asumsi nilai dolar akan naik 5 digit, jika kita mencapai nilai asumsi tersebut maka kita mendapatkan keuntungan sejumlah 5 dikali jumlah uang yang kita pasangkan. Sebaliknya jika turun, maka kita memiliki dua opsi, melakukan cut loss dengan kerugian tersebut, atau bisa menghabiskan semua resource kita jika kerugian terlalu besar.

Ini Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Trader Forex Pemula

Oleh karena itu sangat disarankan untuk mereka yang belum pernah melakukan trading forex sebelumnya, untuk mempelajari terlebih dahulu pola investasi di forex agar tidak mengalami kerugian yang cukup besar. Sayangnya, sebagian pemula seringkali terjebak dan tidak sabar saat melakukan trading forex. Berikut adalah beberapa kesalahan yang banyak dilakukan seorang trader forex pemula

Tergesa-gesa

Berinvestasi di Forex memerlukan kesabaran ekstra, seorang trader pemula seringkali tidak sabar untuk mencoba menggunakan akun real. Padahal, banyak aplikasi yang menyediakan akun demo untuk belajar menganalisis bagaimana cara kerja forex. 

Dengan mempelajari cara kerja di akun demo, seorang pemula dapat terhindar dari kerugian finansial yang tidak perlu. Namun kebanyakan, karena terburu-buru ingin mendapatkan keuntungan langsung melakukan trading di akun real.

Emosional

Instrumen investasi tentu memiliki resiko, berbeda dengan tabungan yang dijamin bank. Begitu pula dengan forex, kita bisa mengalami kerugian maupun keuntungan saat melakukan trading. Biasanya para pemula kerap merasa emosional saat mereka mengalami kerugian. Mereka segera membuka posisi trading baru guna membalas kerugian yang mereka alami. 

Sebaliknya, saat mereka meraih keuntungan, sifat tamak akan menghinggapi mereka agar terus memasang posisi baru untuk mendapatkan cuan lebih besar. Sayangnya, hal ini sangat beresiko karena saat posisi berbalik, kerugian mereka akan lebih besar dibanding keuntungan yang diharapkan.

Terlalu Bergantung Pada Indikator

Kebanyakan trader pemula membuka akun forex karena termakan ucapan orang lain yang sudah sukses. Bedanya, mereka yang sukses adalah mereka yang telah terlatih, sementara sebagai pemula belum mengetahui seluk beluk forex. Menggunakan indikator adalah salah satu cara mudah bagi mereka untuk menentukan posisi pembukaan. Sayangnya, terkadang mereka terlalu mengandalkan tools indikator, bahkan tidak jarang menggunakan beberapa indikator bersamaan.

Yang terjadi adalah, setiap indikator memberikan sinyal trend yang berbeda, dan akan menyulitkan seorang trader dalam mengambil keputusan. Seorang pemula boleh menggunakan indikator sebagai alat bantu, yang disarankan adalah indikator sederhana seperti Moving Average dan RSI.

Tidak Menerapkan Manajemen Resiko

Kesalahan berikutnya seorang pemula adalah tidak memahami resiko, dan tidak tahu bagaimana mengukur resiko dalam trading. Manajemen resiko dalam forex bermanfaat untuk mengukur seberapa besar kerugian yang bisa diterima seorang trader.

Semakin tinggi leverage antara titik open dan closing, semakin lebar pula peluang resiko yang terjadi. Yang lebih mudah dilakukan adalah tetapkan batas keuntungan dan kerugian harian yang bisa diterima. Jika sudah mencapai nilai keuntungan/kerugian tersebut disarankan untuk berhenti membuka posisi baru. 

Yang terpenting adalah memahami pola tradingnya, agar kita lebih mudah mengambil langkah ke depannya.

Memasang Posisi Jelang Penutupan

Seperti pasar saham, pasar forex juga ada pembukaan dan penutupan, weekend adalah saat dimana pasar tidak aktif. Sangat disarankan bagi pemula tidak membuka posisi di hari Jumat, atau menjelang libur pasar.

Waktu libur dua hari bisa saja terjadi hal-hal di luar kendali, seperti bencana alam, perang, isu politik dan ekonomi yang mempengaruhi nilai tukar mata uang yang kita buka. Jadi sebaiknya hindari hari terakhir menjelang weekend untuk membuka posisi bid.

Bagaimana Mengurangi Resiko Trading Forex untuk Pemula

Agar seorang pemula tidak mengalami kerugian yang cukup besar, berikut adalah beberapa solusi yang bisa dilakukan.

cara mengurangi resiko trading forex pemula

Menggunakan Akun Demo

Akun demo sangat disarankan digunakan oleh pemula yang baru belajar trading, dengan akun ini kerugian yang didapatkan tidaklah nyata, begitu pula keuntungannya. Tetapi dengan semakin sering melakukan transaksi di akun demo, seorang pemula bisa belajar strategi untuk mendapatkan keuntungan di dunia forex.

Menggunakan Panduan Trading

Banyak penyedia layanan trading forex yang menyediakan panduan trading untuk pemula. Kita bisa menggunakan panduan tersebut untuk mulai belajar mengenal dunia foreign exchange ini. Salah satu layanan trading yang memiliki panduan cukup lengkap adalah HSB. HSB merupakan platform trading forex, saham dan komoditas no 1 di Indonesia besutan PT Handal Semesta Berjangka yang memiliki track record baik dalam layanan trading index dan komoditas.

Di HSB kita bisa menggunakan layanan trading forex, maupun untuk melakukan trading saham. Dan tidak hanya itu, HSB menyediakan panduan trading yang lengkap untuk para pemula. Dalam panduan tersebut seorang pemula dapat belajar 

  1. Apa itu forex?
  2. mengapa memilih forex sebagai investasi?
  3. Apa saja produk trading di pasar forex?
  4. Kapan memilih waktu trading terbaik?
  5. Berapa ukuran transaksi yang layak untuk trader forex pemula?
  6. Bagaimana menargetkan nilai uang dalam forex?
  7. Dan lain sebagainya

Mengapa Menggunakan HSB sebagai Platform Trading Forex?

Alasan mengapa kita sebaiknya menggunakan HSB sebagai platform trading forex adalah karena HSB merupakan perusahaan trading no 1 di Indonesia yang telah terdaftar secara resmi di Bappebti, ICDX dan ICH sebagai platform yang diakui secara resmi untuk menyelenggarakan layanan bursa komoditi dan derivatif di Indonesia, serta telah tergabung dalam asosiasi Aspebtindo (Asosiasi Perdagangan Berjangka dan Komoditi di Indonesia). 

Sebagai informasi saja, di tahun 2021 kemaren HSB meraih predikat Most Improved Broker of The Year 2021 dari Indonesian Comoditi and Derivatives Exchange. Dengan demikian, HSB merupakan platform trading online terpercaya di Indonesia yang bisa kita gunakan untuk melakukan transaksi forex secara aman.

keuntungan menggunakan HSB untuk trading forex pemula

HSB menyediakan produk forex, perdagangan index dan komoditi di Indonesia, dengan deposito minimal Rp.1.200.000 kamu sudah bisa menggunakan nya untuk melakukan trading forex. Oh ya untuk biaya trading sendiri, HSB menerapkan biaya terendah bahkan sampai 0%. Cocok banget untuk trader pemula. Selain itu jika kita mendapat profit $100 maka 100% profit tersebut akan menjadi keuntungan kita. Akan berbeda jika kita menggunakan broker lain yang mengharuskan kita membayar 30% keuntungan sebagai komisi mereka.

hindari kesalahan trader forex pemula dengan HSB

Di HSB, seorang nasabah/trader akan terhubung langsung dengan mereka, tanpa melalui perantara, artinya tidak ada fee perantara yang perlu dibayarkan. Selain itu saat membuka akun pertama kali, HSB akan memandu kita dengan beberapa opsi yang nantinya disesuaikan dengan kebutuhan kita sendiri.

Di apps HSB kita bisa menemukan fitur edukasi, seperti panduan melakukan transaksi forex dan juga tersedia akun demo yang disebut Akun Mini. Di akun mini ini kita bisa menggunakannya untuk berlatih dan melakukan analisa teknikal guna membiasakan diri dengan dunia forex.

Selain itu, kita juga bisa mengikuti kelas trading dan memperoleh informasi jika HSB menyelenggarakan seminar trading secara offline maupun live streaming.

Yang menarik, HSB menyediakan fitur one click trading, dengan fitur ini, kita bisa melakukan deposit dan withdraw dengan mudah. Selain itu, tersedia fitur analisa dan sinyal trading yang bisa kita pelajari untuk membantu kita mendapatkan cuan dengan mudah. Kita juga bisa menggunakan fitur stop loss untuk meminimalisir kerugian yang dapat kita alami saat melakukan trading.

Bagaimana cara Deposit Saldo Forex di HSB?

Untuk melakukan deposit saldo forex, kita cukup menggunakan kartu debit dan aplikasi HSB saja, gak perlu buka mobile banking, pergi ke ATM apalagi ke teller. Cukup dengan menggunakan kartu debit.

  1. Masuk ke aplikasi HSB
  2. Tentukan nilai transfer yang diinginkan
  3. Masukan data kartu debit
  4. Klik tombol konfirmasi
  5. Dana akan masuk ke saldo HSB dalam 1 menit dan bisa digunakan untuk melakukan transaksi

Nah buat kamu yang masih takut untuk mencoba trading forex, bisa banget menggunakan HSB sebagai platform trading forex kamu agar kamu terhindar dari berbagai kesalahan yang sering dilakukan trader forex pemula. Selamat mencoba.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.