Hidup itu adalah sebuah pilihan, that is a choice. Ketika kita dengan segala kekurangan kelebihan kita memilih untuk tetap berada dalam sebuah kondisi atau bergerak untuk menjadi lebih baik, itu semua sebuah pilihan.

Seringkali orang melihat dirinya tidak memiliki pilihan sebanyak orang lain. Sebenarnya hal ini kuranglah tepat, karena dalam setiap kondisi Tuhan selalu menyediakan pilihan2 itu, hanya saja kita lah yang memutuskan untuk tidak melihat pilihan2 yang ada dan hanya mengambil pilihan yang paling mudah diterima kita yaitu pasrah.

Apapun pilihan kita semua memiliki konsekuensi, termasuk didalamnya adalah konsekuensi akan seperti apa kita di masa mendatang. Sebagaimana kekinian kita adalah kumpulan konsekuensi dari pilihan2 kita di masa yang lalu. Dulu kita agak malas, maka kita tidak menjadi lebih sukses dari saat ini, dulu kita sering mengabaikan orang lain, maka kita sekarang sering diabaikan orang2 yang kita harapkan.

Tuhan memang tidak akan mengembalikan waktu yang telah diambil hambaNya, tetapi Tuhan selalu menyediakan pilihan bagi hambaNya untuk kembali ke jalan yang terbaik, bahkan hingga nafas terakhir hambaNya. Tinggal akankah kita, menggunakan kemahadermawanan Tuhan itu dengan bijaksana, atau mengabaikannya seperti biasa. It’s your life, it’s your choice.

BACA JUGA:   Trust Nobody
News Reporter
Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.