Judul ini bukan karena lagi ngeresensi film berjudul sama, tapi emang sih film itu ngasih ide tentang tulisan ini. Paralel Universe merupakan sebuah hipotesis mengenai adanya dunia paralel selain dunia kita, biasanya deskripsi keberadaan dunia paralel ini disajikan dalam sebuah teori, novel atau film animasi, yang menyajikan gabungan fiksi ilmiah. 
Beberapa teori berwujud dunia lain, seperti hollow earth, planet alien, dunia gaib dan sebagainya, sisanya adalah teori tentang keberadaan dunia yang sama namun dalam rentang waktu berbeda, sehingga memungkinkan seseorang menjadi time traveller.
Sebelum sampai pada kesimpulan tentang benar tidaknya teori2 tersebut, keberadaan dunia parallel ini di pikiran manusia sangat menarik, dunia2 seperti ini memicu daya fantasi manusia menjadi lebih berkembang pesat. Teori2 tersebut menghadirkan penafsiran baru tentang sebuah dunia asing yang menantang dan menarik untuk dijelajahi. Something unpredictable
Teori dunia keIlahian, dewa, jin, alien, draconian bahkan mungkin ultraman dan superman adalah contoh teori2 tersebut, aku sebut teori karena memang sampai sekarang baru sebatas itu yang dapat aku gali. Sisanya mbuh dan memang bukan teori beginian yang mau aku bahas x ini.
Teori selanjutnya yang memungkinkan seseorang mampu menjadi time traveler konon mengacu pada teori einstein tentang kecepatan cahaya. Cahaya adalah sesuatu yang bergerak sangat cepat, sedemikian cepatnya sehingga ada sebuah teori ketika benda mampu melewati kecepatan cahaya maka portal menuju masa lalu dapat diakses oleh manusia. Time Traveler, Butterfly Effect, Sand of Time dan beberapa film lain menceritakan betapa menyenangkan dan bergunanya ketika kita bisa menjelajahi waktu.
Berdasar teori relativitas khusus einstein, benda yang bergerak dengan kecepatan tinggi akan mengalami perlambatan waktu. Artinya, ketika seseorang bergerak mendekati kecepatan cahaya, dia akan mengalami perlambatan umur tetapi ketika dia kembali ke kecepatan normal dia akan lebih muda dari umur sebenarnya karena faktor perlambatan waktu tersebut.
Namun kemungkinan teori ini dijadikan pijakan untuk kembali ke masa yang lalu sepertinya buat aku masih belum mungkin. Jika kita bergerak dari waktu A, dengan kecepatan cahaya umur kita hanya bertambah sejauh B, tetapi waktu dunia luar sudah bertambah sejauh C, meskipun B di depan C, tetaplah B berada setelah A, artinya tidak mungkin kita kembali ke waktu sebelum A.
A—-B—-C = possible
A———–C, B——A = impossible
Ditinjau dari hukum sebab akibatpun enggak bisa dijelaskan, sebuah akibat terjadi sebelum disebabkan? what the hell, cernobyl luluh lantak sebelum reaktornya meledak? 
Time travel mungkin memang sebuah fantasi yang sangat menyenangkan dan sangat diharapkan banyak orang, entah untuk tujuan mempelajari sejarah peradaban masa lalu, time tour, untuk memperbaiki kesalahannya dimasa lalu, mengeruk keuntungan, atau malah punya ide geblek pengen jadi penguasa dijaman mbah flinstone, atau pengen ngalahin rama buat ngedapetin dewi sinta.
Buat aku sendiri, waktu adalah permainan Tuhan dan hanya Dia yang mampu melewati rentang zaman, bukan kita. Kita hanya diberikan one time one shoot, kenapa? agar kita bisa belajar dari kesalahan kita. Kita melakukan kesalahan di masa lalu, maka kita akan berusaha hati2 di masa depan, kalau kita mampu mengendalikan waktu, mungkin umur kita akan habis hanya karena pengen ngejar dapet nilai UAN SMA 100gelo buat tiap mata pelajaran, atau sekedar mengaplikasikan “ratusan cara paling romantis nembak seorang cewek”
Orang hebat bukan karena dia bisa menghapus kesalahan2nya, tetapi orang hebat adalah orang yang mampu belajar dari kesalahan2nya. Jadi yang berharap mencegah kesalahan2nya di masa lalu, pending dulu keinginannya sampai teori dan penerapan perjalanan waktu itu bener2 bisa ditemukan, selama itu mending kita meningkatkan kualitas diri n ngoreksi kekurangan2 kita dulu deh
gambar nyolong dari sini

film tentang teori hollow earth
News Reporter
Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.

Berikan tanggapan anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.