Mengontrol servo dengan arduino. Motor servo merupakan satu dari beberapa jenis motor yang sering digunakan dalam pembuatan robot/ aplikasi mikrokontroller lainnya. Motor servo DC pada umumnya merupakan motor DC yang sudah diberi kendali kontrol. Dengan adanya kendali ini, gerakan motor servo dapat diatur derajat dan arahnya berdasarkan pulsa yang masuk. Sehingga pergerakan motor ini bisa diaplikasikan dalam pembuatan robot berkaki, lengan robot, maupun aplikasi mikrokontrol lainnya.
arduino
Buku: Beginning Arduino
Satu e-book lagi tentang arduino berjudul Beginning Arduino karya Michael McRoberts. Buku terbitan Apress tahun 2010 mengupas beberapa project dasar Arduino seperti S.O.S message blinking led, led fire effect, piezo alarm dan lain2.
McRoberts menyusun buku ini berdasar project per project, total ada sekitar 50 project menggunakan arduino, pada tiap chapter project yang melibatkan komponen lain yang penting barulah McRoberts menyertakan teori dasar dari komponen2 tersebut. Komponen yang dibahas antara lain servo, stepper, digital temperature sensor DS1820, sensor suhu LM35, shift register 74595, touchscreen, digital pressure sensor.
Sensor PIR dengan Arduino
PIR atau passive infrared merupakan salah satu aplikasi inframerah untuk sensor. Sensor ini berfungsi mendeteksi adanya pergerakan manusia dari perubahan pancaran gelombang inframerah dari tubuh manusia. Ketika manusia bergerak maka pancaran gelombangnya akan berubah, perubahan nilai ini akan menyebabkan sensor PIR aktif dan mengirimkan sinyal output.
Mengukur jarak dengan sensor HC SR04 Arduino
Sensor ultrasonik sering digunakan untuk mengukur jarak, beberapa contoh sensor ini adalah sensor Parallax Ping))), SRF05, SRF06, SDM IO dan HC SR04. Cara kerjanya adalah menembakkan gelombang ultrasonik melalui transmitter dan kemudian pantulannya ditangkap oleh receiver.
Jarak diukur menggunakan rumus fisika S = V*t, karena sistem kerja sensor ini menembakkan gelombang ke obyek dan menunggu pantulannya maka waktu tempuhnya dua kali, sehingga untuk mengetahui jarak sebenarnya harus dibagi dua, setengah adalah waktu gelombang ditembakkan dan mengenai obyek, setengahnya adalah pantulan gelombang dari obyek yang kembali ke receiver.
[Buku] Getting Started With Arduino 2nd Edition
E-book Getting Started with Arduino 2nd Edition adalah e-book yang ditulis oleh Massimo Banzi yang merupakan co-founder dari Arduino, e-book setebal 130 halaman ini membahas hal2 dasar seputar board arduino dan pemrogramannya menggunakan arduino IDE.
Edisi kedua yang dirilis pada tahun 2011 ini menggunakan Arduino Uno sebagai contoh board arduino yang cukup simple dan murah, sementara edisi pertama e-book ini masih menggunakan arduino Duemilanove yang memang posisi boardnya telah digantikan oleh Uno.
Membuat Running led dengan Arduino
Proyek pertama arduino di blog ini adalah membuat running led, dengan menggunakan simulasi proteus dan juga memakai hardware arduino jika memang sudah memiliki. Karena board arduino yang aku punya adalah arduino mega, maka contoh disini menggunakan arduino mega, meski tentu saja pembaca bisa menggunakan board arduino lainnya seperti arduino uno.
Untuk membuat running led ini aku menggunakan tiga PIN berurutan yaitu PIN 11, 12 dan 13, led yang aku pakai cuma ada tiga, kok enggak delapan sekalian? Maklum nemu led nya cuman 3 itu di kotak sisa peradaban kuliah.
[Buku] Panduan Praktis Mempelajari Aplikasi Mikrokontroler dan Pemrogramannya Menggunakan ARDUINO
Untuk belajar Arduino, lebih bagus klo ada yang ngajarin atau punya tutorialnya. Selama ini ilmu seputar arduino hanya didapat dari artikel dan e-book internet atau dari teman2 yang lebih dulu make.
Buku yang membahas seputar Arduino di Indonesia masih sangat kurang, padahal saya yakin banyak master Arduino yang ada di Indonesia. Mungkin karena menulis buku2 Arduino tidaklah semenarik menulis sketch-nya.
Salah satu buku pemrogramman Arduino adalah “Panduan Praktis Mempelajari Aplikasi Mikrokontoler dan Pemrogramannya Menggunakan Arduino” karangan Abdul Kadir tahun 2013. Dalam buku terbitan Andi Publisher ini, penulis memperkenalkan Arduino kepada pemula.
Jadi beli Arduino Mega 2560
Dari kemaren2 sebenernya gak terlalu ngebet buat beli Arduino, karena sudah punya library arduino untuk isis proteus simulator. Pun pada akhirnya jadi beli gegara pengen aja ngerasain programming arduino secara hardware. Selama ini memprogram mikroprocessor & mikrokontroller baru sebatas keluarga Z80, MCS-51 (AT89C51 – AT89S51) pas kuliah dan AVR ATMega waktu ngasistensi.
Library Arduino untuk ISIS Proteus Simulator
Sebenarnya pencarian Library Arduino untuk ISIS proteus simulator ini terjadi secara tidak sengaja. Tadinya aku cuma nyari tambahan library buat proteusku. Harapanku aku bisa menemukan library sensor seperti sensor ping))) nya paralax atau sensor2 lain dari komunitas pengguna ISIS. Jadi kepikiran untuk masukin kata kunci library arduino for proteus di google saja enggak.
Sampai akhirnya enggak sengaja ketemu library di salah satu blog berbahasa inggris, dalam library itu terdapat satu sensor ultrasonic yang ternyata merupakan shield nya arduino. Dan lebih dari itu dalam library yang sama terdapat komponen simulator untuk beberapa jenis arduino.
Arduino dan ATMega
Pernah denger nama Arduino? Arduino merupakan sebuah mikrokontroler kit yang menggunakan mikrokontroller AVR tetapi menggunakan bahasa pemrograman sendiri. Ya enggak beda dong sama klo kita make compiler Codevision/ Bascom? Beda!!!!