Perbedaan SEO dan SEM dalam Dunia Digital Marketing

Bagi Anda para pemula di dunia digital marketing penting untuk mengetahui dan mempelajari seluk beluk segala komponen yang ada di dalamnya. 

Ada banyak sekali platform yang bisa Anda gunakan, salah satunya adalah web. Sebagian besar pebisnis banyak yang menggunakan web karena dapat menjangkau secara luas apalagi jika menggunakan web cloud hosting karena dapat memuat banyak server.

Perbedaan SEO dan SEM

Tidak hanya itu saja, komponen yang harus Anda pelajari adalah mengenai strategi digital marketing SEO dan SEM. SEO dan SEM merupakan contoh strategi digital marketing, meski terlihat mirip, ada perbedaan SEO dan SEM yang perlu dipahami. Dan kami mencoba mengulas perbedaan SEO dan SEM ini untuk anda 

perbedaan SEO dan SEM

SEO (Search Engine Optimization)

Pengertian SEO

SEO merupakan sebuah sistem yang menggunakan strategi mesin pencari. Jadi melalui mesin pencarian ini Anda akan dapat menemukan fokus topik dan tau bagaimana cara menjadi pencarian teratas dalam mesin pencari.

Jika Anda menggunakan strategi ini, maka bisa dipastikan bahwa traffic situs Anda akan semakin tinggi karena akan banyak muncul dalam sistem pencarian yang didasarkan atas keyword yang diinginkan. 

Biaya

Bagi Anda yang akan menggunakan strategi SEO ini jangan khawatir karena biaya yang akan dikeluarkan tidaklah besar, bahkan sama sekali tidak menggunakan biaya seperti biaya iklan.

Baca juga: SEO Off Page: Pengertian dan Metode-Metodenya

Akan tetapi hal yang harus Anda bayarkan adalah waktu dan tenaga yang lebih besar terutama dalam eksekusinya karena bisa dikatakan strategi ini memerlukan ketepatan perhitungan dan survei yang bagus.

Apabila strategi SEO yang Anda terapkan tepat dan sesuai dengan sasaran, maka traffic yang akan Anda dapatkan juga akan sangat tinggi. tidak hanya dalam jangka waktu yang pendek saja, akan tetapi dalam jangka waktu yang panjang dan terus berkesinambungan. 

Waktu

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa dengan menggunakan strategi ini, Anda akan lebih terfokus pada pengeluaran tenaga dan waktu. 

Bagi Anda yang baru memiliki situs yang baru meluncur, maka akan memerlukan waktu yang lama untuk bisa mendapatkan hasil yang ditargetkan. 

Baca juga: Manfaat Ulasan Produk bagi Bisnis Online

Dalam beberapa kasus, biasanya membutuhkan waktu minimal 3 bulanan agar dapat tampil pada sistem pencarian. Jadi, Anda harus benar – benar bersabar dan konsisten dalam membuat konten dengan menggunakan strategi ini. 

Sumber Daya

Pada strategi SEO, Anda harus menyiapkan sumber daya yang banyak apalagi jika membuat website tanpa menggunakan fitur atau fasilitas dari tools populer. 

Mengapa harus menggunakan sumber daya yang luar biasa besar jika dibandingkan dengan menggunakan strategi lain? Karena optimasi yang harus Anda lakukan harus dari luar maupun dari dalam situs.

Kesulitan yang Akan Dihadapi

Dunia SEO merupakan dunia yang sangat dinamis dan selalu mengalami perubahan yang sangat drastis dalam jangka waktu tertentu. Hal demikian dapat terjadi karena update pada algoritma selalu terjadi sehingga strategi dalam SEO juga harus senantiasa diperbarui. 

Hal ini tentunya akan berdampak pada pengguna yang akan mengguna strategi SEO terutama yang masih belum memiliki kemampuan yang mumpuni. Oleh karena itu jika Anda menggunakan strategi ini sebaiknya harus senantiasa belajar dan menggali informasi

Baca juga: Manfaat Video Testimonial untuk Media Marketing Bisnis Online

Tidak hanya itu saja, kesulitan yang lain juga muncul dari faktor SEO yang semakin banyak bahkan ada tambahan User Experience yang disediakan oleh Google baru – baru ini.

Jadi, Anda harus benar – benar memahami sistem yang selalu berubah setiap saat karena adanya perkembangan dan penambahan keinginan para pengguna. 

Tujuan

Strategi SEO memiliki tujuan untuk mengenalkan brand kepada para konsumen atau pengguna mesin pencari karena banyak yang menggunakannya untuk mencari informasi atau deskripsi. 

SEM (Search Engine Marketing)

Pengertian SEM

SEO merupakan sebuah sistem yang menggunakan dominasi strategi mesin pencari. Dominasi yang dilakukan adalah dengan melakukan iklan dengan Bing Ads dan Google Ads. 

Strategi ini bisa dibilang merupakan strategi instan karena Anda akan mendapatkan hasil yang lebih cepat jika dibandingkan dengan menggunakan strategi SEO dalam jangka waktu yang singkat. 

Baca juga: Inspirasi Jenis Konten DIY untuk Blog Crafting dan Tips Pembuatannya

Jika Anda menggunakan strategi SEM ini maka konten Anda akan bisa menjadi konten teratas dalam mesin pencarian sesuai dengan keyword yang sudah dibuat dan ditargetkan. Ada banyak sekali profesi yang ada dalam bidang strategi ini seperti Google Ads Strategist, SEM Specialist, Ads Optimizer, hingga Ads Specialist. 

Biaya

Berbeda dengan SEO yang mana menggunakan biaya sangat sedikit bahkan ada yang sama sekali tidak mengeluarkan biaya, SEM ini memerlukan biaya iklan yang cukup besar. Biaya ini haruslah dibayarkan di muka.

Akan tetapi di sisi lain Anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Namun kekurangannya, strategi jenis ini hanya bisa berlaku dalam jangka waktu yang pendek.

Hal demikian dapat terjadi karena apabila iklan sudah tidak tayang lagi, maka web atau situs juga sudah tidak tayang bahkan hilang. Namun, Anda juga bisa memperpanjangnya lagi dengan membayar biaya tambahan tentunya. 

Waktu

Memang biaya yang dikeluarkan bisa dikatakan tidak sedikit, akan tetapi pada sisi lain Anda bisa mendapatkan hasil yang cepat dalam jangka waktu yang cepat pula. 

Apabila iklan Anda sudah ditampilkan maka situs tayang akan terlihat tanpa perlu melihat usia dari situs. Kelebihan lain yang bisa didapatkan jika menggunakan strategi SEM ini adalah tidak akan pernah terpengaruh oleh sistem algoritma yang diciptakan dari google.

Sehingga kesulitan yang akan Anda hadapi lebih sedikit seperti dalam hal perubahan algoritma. 

Sumber Daya

Kebalikan dari strategi SEO yang mana lebih banyak menggunakan sumber daya yang besar, jika Anda menggunakan strategi SEM ini tidak perlu khawatir untuk mencari dan menggunakan sumber daya yang banyak.

Baca juga: 7 Tips Content Advertising yang Efektif untuk Toko Online

Mengapa demikian dapat terjadi? Karena segala pekerjaan akan dipegang oleh vendor penyedia iklan. Anda hanya perlu menggunakan optimasi dalam Google Ads. Akan tetapi hal yang perlu Anda ingat adalah biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit.

Kesulitan yang Akan Dihadapi

Kesulitan yang akan Anda hadapi jika menggunakan strategi SEM akan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan strategi SEO. Strategi SEM jauh lebih stagnan dan tidak berubah seiring berjalannya waktu.

Anda tidak perlu memikirkan perubahan algoritma google karena format Ads tidak akan berganti sejak pertama kali iklan diterbitkan.

Sehingga strategi jenis ini banyak diminati karena mudah diimplementasikan dan mudah dimengerti. Hal ini akan sangat cocok bagi perusahaan yang menginginkan hasil yang instan dalam jangka waktu yang pendek.

Tujuan

Strategi SEM memiliki tujuan untuk melakukan kampanye penjualan karena budget yang Anda keluarkan dialokasikan untuk biaya iklan.

Jadi, masing – masing dari strategi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Bagi Anda yang memiliki biaya untuk iklan sebaiknya menggunakan strategi SEM. Namun, jika Anda memiliki biaya yang minim sebaiknya menggunakan strategi SEO.

Demikian artikel ini menyajikan mengenai perbedaan SEO dan SEM sebagai komponen strategi yang harus Anda pelajari dalam dunia digital marketing. 

Baca juga: Cara Menggunakan A/B Testing untuk Meningkatkan Penjualan Online Anda

Akan semakin baik lagi jika Anda menggunakan web cloud hosting untuk mendapatkan banyak server dalam satu platform sehingga traffic akan meningkat dengan cepat. 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

(Note, links and most HTML attributes are not allowed in comments)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.