Ikan Hias itu Indah

Banyak orang menyukai ikan hias, termasuk aku. Ikan hias memang telah menjadi idola banyak orang, berbeda dengan ikan konsumsi, budidaya ikan hias memang dikhususkan untuk memberikan kepuasan melihat dan memiliki bukan untuk digoreng.

Alasan seseorang memiliki ikan hias itu bermacam2. Anak kecil hanya ingin sekedar bermain2 saja dengannya, sementara sebagian orang dewasa menganggap pemeliharaan ikan hias adalah sesuatu yang sangat serius, sehingga mereka akan rela meluangkan waktu dan biaya untuk berburu dan merawat ikan hias yang mereka inginkan. Orang2 Jepang misalnya, sangat menyukai ikan asal negeri sakura itu, Koi. Konon, keluarga dan Kaisar Jepang adalah ahli dalam urusan perkoian.

Harga ikan hias dari yang paling murah seharga seribuan bahkan puluhan juta pun ada. Tergantung jenis, varian dan ukurannya.

Aku menyukai ikan hias sebatas tidak mengganggu arus finansial saja, toh akuarium di rumah pun kecil hanya cukup menampung beberapa ikan kecil yang tidak saling bermusuhan. Buat aku sendiri melihat bermacam2 jenis ikan hias dalam satu akuarium itu lebih menyenangkan daripada membeli satu akuarium untuk satu ekor arwana/louhan.

Buat aku sendiri, aku merasakan suggesti positif setiap kali aku memandang ke arah ikan2 hiasku di akuarium. Kenapa kusebut suggesti positif? menurutku, manusia menyukai keindahan, dan ikan hias itu adalah obyek keindahan, keindahan mendatangkan kebahagiaan, dan disitulah aku merasakan suggesti positif. Ketika capek, aku meluangkan waktu barang sepuluh menit memperhatikan gerak ikan2 yang saling berkejaran atau melayang pelan diantara terumbu2 plastik. Tingkah dan cara mereka berenang yang anggun sudah cukup membantuku menghilangkan sedikit kelelahan aktifitas sehari2.

BACA JUGA:   Tips Memilih Mobil Bekas

Bahagia itu sederhana 🙂

News Reporter
Priyo Harjiyono, blogger kelahiran Cilacap yang kini menjadi warga Ngayogyakarta Hadiningrat, baginya blog adalah dunia untuk menciptakan mimpi2nya. Saat ini masih disibukkan sebagai pembelajar dalam dunia pendidikan.