Instalasi Sismin ATmega berbasis STK500v2

perbedaan arduino dan atmega

Perhatian, ini bukan posting tutorial, ning postingan curhat, tenan!

Beberapa hari kemaren beli sismin atmega dari internet, aku agak tertarik dengan board yang dipake, eh sebenernya sih faktor males buat bikin sismin sendiri sih :)) Tapi emang bener kok board ini lumayan manis dari segi tampilan.

Ukuran sisminnya cukup kecil sekitar 5 x 8 cm, cukup untuk menaruh sebuah port dudukan atmega 40 PIN, sebuah clock crystal, tombol reset, konektor USB port tipe B dan sebuah PORT DC input 6-24V. Untuk keperluan expansion, terdapat 32 PIN i/O + 5 port power expansion ( 5V, 3.3V, Ground, AREFF dan Reset)

Baca Selengkapnya

Sensor Suhu 1 Wire DS1820 dengan Codevision AVR

Sensor Suhu 1 Wire DS1820 dengan Codevision AVR sensor suhu 1 wire dengan DS1820 pada Codevision AVR

Pengertian Sensor Suhu 1 Wire DS1820

Sensor suhu 1 wire DS1820 adalah sensor suhu jenis digital, rentang suhu yang dapat diukur antara -55 C sampai 125 C, terdiri dari 3 pin yaitu vcc, ground dan DQ (Data input/data output). Komunikasi mikrokontrol dengan sensor terjadi lewat pin DQ.

Berbeda dengan sensor LM35 yang menggunakan interface ADC, sensor suhu 1 wire DS1820 tidak menggunakan interface ADC melainkan 1 wire, data yang dikirimkan ke mikro beresolusi 9 bit.

Baca Selengkapnya

Mengubah Setting Clock Pada Codevision

Codevision AVR atmel atmega

Clock dalam mikrokontroler merujuk pada sinyal elektronik yang digunakan untuk menyinkronkan operasi dari seluruh komponen dalam mikrokontroler. Sinyal clock ini berfungsi sebagai “detak jantung” yang mengatur timing semua operasi, seperti eksekusi instruksi, transfer data, dan operasi I/O. Seringkali, setelah membuat proyek pada Codevision AVR, pengguna dapat mengalami kesulitan ketika kode yang telah dimasukkan tidak menghasilkan … Baca Selengkapnya

Cara Membuat Papan skor dengan mikrokontrol atmega8

Cara Membuat Papan skor dengan mikrokontrol atmega8 papan skor atmega8 counter up down

Membuat Papan Skor dengan CVAVR untuk atmega. Sudah beberapa x bikin postingan tentang papan skor menggunakan AVR atmega dan codevision, atmega yang aku pake seringnya atmega16 karena selain port ekspansinya banyak, harganya gak beda jauh dari atmega8 yang lebih murah.

Tapi klo memang pengen bikin papan skor manual dengan push button pake atmega8 sebenernya tinggal edit saja postinganku yang Cara membuat papan skor counter up down atmega (counting sampai 99, cocok untuk papan skor basket/badminton), atau yang Cara membuat papan skor menggunakan mikrokontrol atmega dan codevision avr (counting sampai 9, cocok untuk papan skor sepakbola/tenis lapangan yang skornya gak butuh banyak2) 

Baca Selengkapnya

Library Arduino untuk ISIS Proteus Simulator

Library Arduino untuk ISIS Proteus Simulator ARDUINO LIBRARY FOR ISIS PROTEUS ANOTHERORION

Sebenarnya pencarian Library Arduino untuk ISIS proteus simulator ini terjadi secara tidak sengaja. Tadinya aku cuma nyari tambahan library buat proteusku. Harapanku aku bisa menemukan library sensor seperti sensor ping))) nya paralax atau sensor2 lain dari komunitas pengguna ISIS. Jadi kepikiran untuk masukin kata kunci library arduino for proteus di google saja enggak.

Sampai akhirnya enggak sengaja ketemu library di salah satu blog berbahasa inggris, dalam library itu terdapat satu sensor ultrasonic yang ternyata merupakan shield nya arduino. Dan lebih dari itu dalam library yang sama terdapat komponen simulator untuk beberapa jenis arduino.

Baca Selengkapnya

Buku: Mikrokontroler ATmel AVR (ISIS Proteus & Codevision AVR)

Buku: Mikrokontroler ATmel AVR (ISIS Proteus & Codevision AVR) buku syahban rangkuti mikrokontroler atmel avr isis proteus codevision avr

Dua tahun lalu saat pertama kali melihat judul dan cover buku ini, ekspektasi saya terlalu tinggi bahwa saya akan menemukan sebuah buku yang tepat untuk belajar pemrograman mikrokontroler atmel AVR atmega sekaligus simulasinya. Dengan membawa dua aplikasi dalam judulnya (ISIS Proteus dan CodevisionAVR) bayangan saya, buku ini akan mengajarkan cara memprogram lewat codevision kemudian hasil compile program tersebut akan dieksekusi lewat simulator ISIS Proteus.

Baca Selengkapnya

Codevision AVR Counter ATMega menggunakan timer0

Codevision AVR Counter ATMega menggunakan timer0 counter timer avr atmega

Cara membuat counter menggunakan timer di ATmega 16. ATmega memiliki tiga buah timer yaitu T0, T1 dan T2. Timer 0 dan Timer 2 merupakan timer 8 bit sementara timer 1 merupakan timer 16 bit. Penggunaan timer setidaknya dibagi menjadi tiga, yaitu timer biasa, counter atau sebagai pengatur Pulse Width Modulation (PWM).

Timer biasa digunakan sebagai pewaktu, dengan nilai timernya disesuaikan dengan kristal oscilator dan prescaller yang digunakan. Counter dipakai untuk melakukan penghitungan/pencacahan, sementara PWM biasa digunakan untuk mengatur kecepatan motor/ intensitas kecerahan cahaya pada led.

Baca Selengkapnya

USART Codevision [2]: Kirim & terima data usart

USART Codevision [2]: Kirim & terima data usart usart rx

USART Codevision 2: Untuk melakukan komunikasi serial dengan komputer, AVR atmega memiliki transmiter dan receiver yang berada pada PortD.0 (Rx) dan PortD.1 (Tx). Proses pengiriman data secara serial sebanyak 8 bit diikuti stop bit.

Komunikasi serial juga dapat digunakan untuk berkomunikasi antar mikrokontroller secara master – slave. Untuk proses kirim dan terima data uart dengan komputer, pada simulator proteus kita dapat menggunakan modul virtual terminal yang terdapat pada virtual instrument modul, atau bisa menggunakan komponen

Baca Selengkapnya

Codevision: Voltmeter digital dengan ADC

Codevision: Voltmeter digital dengan ADC voltmeter digital

Membuat Voltmeter Digital ADC Menggunakan Codevision AVR

Salah satu aplikasi dari penggunaan ADC pada mikrokontroler AVR ATmega adalah untuk membuat instrumen pengukuran digital, salah satunya voltmeter digital. Tegangan analog yang masuk akan didigitalisasi oleh ATMega.

Pada aplikasi kali ini, untuk mengukur tegangan kita menggunakan potensiometer. Tegangan maksimal yang diukur sebesar 5 volt DC. Mode ADC yang digunakan adalah mode free running dengan 10 bit tanpa interrupt. Input masukan dihubungkan dengan pin ADC.0 atau PINA.0

Baca Selengkapnya