Mengkhianatimu

Maaf karena aku mengkhianatimuBukan karena aku berpaling darimuNamun karena ragaku yang telah menutupi pancaran cahyamuMembiarkannya terendap dan terlupakan dibalik awan Butir butir padi ini tak lagi berisiBukan karena tak disemaikan dengan baikNamun karena aku lalai menjaganya dengan cinta dan sukma Kunanti...

Simphony Pagi

Pagi yang lembut…Dimana sang kabut masih erat memeluk embun dipucuk daun Pelupuk mata ini masih tetap tertutup….Menunggu aroma belaian telapak tanganmu Kicau burung pagi bermadu dengan riuhnya semburat sinar mentari yang menembus rerimbunanMemanggilku untuk membawamu ke dalam simphony pagi iniBerlari dan...

Menggapai Senja

Dear lovely…. Tak selamanya raga ini mampu membuatmu tersenyumKarena ragaku hanyalah persinggahan diantara kasih sayang dan egoJiwaku masih terlalu labil untuk menjaganya tetap menyala untukmu Saat renjana ini meredup Dan camar2 senja beranjak menghiasi langitmu Aku tak kan datang untuk mengisinya...

Lukisan sang kejora

Sejauh manakah layang-layang itu akan terbang?Akankah ia sampai pada sentuhan sang awanAtaukah ia pun akan terhanyut dan karam diterjang gelombang pasang Sementara aku masih disini menggoreskan nada nada dalam denyut jantungkuMenorehkan sisa-sisa asa yang tertinggal di batu karang Aku terdampar dalam...

Lentera Malam

Angin bertiup semilir menembus jendela2 kayuMembelai api lentera yang gemulai menerangi sedikit kegalauan hatikuDalam bisunya malam hanya kamulah yang memberikanku cahaya Sedikitpun aku tak mengerti bahasa tubuhmuGemulai tarianmu yang merayukuHanya menyisakan gelombang bayang2 yang memenuhi ruang ini Pun dalam kesendirianku aku...

Lagi Break

“BAJINGAN KAMU!!!!!!!!!!!!!!” Aku tertegun sesaat, tak pernah kusangka ia akan memakiku sedemikian kasar, aku diam terpaku di depannya. Kutatap lekat2 matanya mencari dimanakah gerangan gadis yang lembut dan selalu santun ini. Air mukanya memerah, antara kemarahan dan kesedihan. Detik berikutnya ia...

Jenuh…….

Vina memaksakan diri duduk di sebelahku, aku tahu ia masih merasa canggung bertemu denganku, pertengkaran terakhir kami kemarin pasti masih membekas di hatinya. Wajahnya masih dilipat menandakan dirinya masih belum bisa menerima kehadiranku di depan mukanya. Pertengkaran kemarin masih merupakan episode...